Press "Enter" to skip to content

Cara Cepat Hamil Setelah Haid

Banyak faktor yang bisa memengaruhi terjadinya kehamilan, termasuk pemilihan waktu dalam berhubungan seks.

Jika hubungan intim dilakukan pada waktu yang tepat, peluang Moms untuk bisa mengandung pun semakin besar.Salah satu waktu yang dipilih pasangan suami-istri untuk berhubungan intim adalah setelah masa menstruasi.

Asal tahu triknya, hubungan seksual yang dilakukan setelah Moms selesai haid, bisa mempercepat terjadinya kehamilan lho. Simak tipsnya berikut ini.

1. Kenali Siklus MenstruasiCara cepat hamil setelah haid dapat dilakukan dengan mengetahui siklus menstruasi. Yang dimaksud dengan siklus menstruasi adalah rentang jumlah hari dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Dengan menghitung siklus tersebut, dapat diketahui masa subur, yaitu periode saat wanita mengalami ovulasi atau keluarnya sel telur dari ovarium.Wanita dengan siklus haid 28 hari akan memiliki 6 hari masa subur, yaitu 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari saat ovulasi. Pada masa itu, kemungkinan untuk hamil menjadi lebih tinggi.Namun Moms perlu tahu, siklus haid dapat berubah setiap bulan. Untuk itu, Anda perlu mencatat siklus haid selama beberapa bulan. Tandai hari pertama haid sebagai hari ke-1. Dari catatan siklus haid selama beberapa bulan, Anda bisa mengetahui siklus haid paling pendek dan paling panjang. Selain itu, Anda juga dapat memperkirakan masa subur.


2. Cara Menghitung Masa SuburSetelah mengetahui masa siklus haid paling pendek dan paling panjang dari pencatatan minimal 8 bulan, Anda hanya perlu menyesuaikan dengan sebuah rumus sederhana guna mencari tahu masa subur, yaitu:• Siklus paling pendek dikurangi 18 hari. Hasilnya adalah hari pertama masa subur Anda. Misalnya siklus paling pendek adalah 27 hari, maka hari pertama masa subur adalah hari ke-9.• Siklus paling panjang dikurangi 11. Hasilnya adalah hari terakhir masa subur Anda. Misalnya siklus paling panjang adalah 30 hari, maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19.Hari-hari di antara kedua tanggal tersebut merupakan masa subur yang memiliki kemungkinan hamil lebih tinggi. Pada contoh di atas berarti masa subur berada di antara hari ke-9 hingga hari ke-19.


3. Mengamati Lendir Serviks Penanda Masa SuburCairan atau lendir serviks setelah haid juga dapat menjadi penanda masa subur, sehingga Moms bisa memperbesar terjadinya kehamilan setelah menstruasi. Lendir serviks akan mengalami perubahan tekstur dan warna. Kuantitas cairan yang muncul juga tergantung pada tingkat hormon. Untuk mengetahui kemunculan lendir serviks dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu menggunakan tisu atau jari guna mencapai posisi serviks.Setelah menstruasi, kemungkinan lendir serviks sangat sedikit atau tampak keruh dan lengket. Hal ini menandakan bahwa masa itu bukan periode yang tepat untuk mencapai kehamilan. Kemudian, lendir serviks berubah menjadi lebih jernih dan licin, hampir menyerupai putih telur. Saat lendir ini semakin banyak, artinya Anda kian mendekati masa subur.Tiga hari kemudian, muncul lendir serviks yang dapat direntangkan hingga menyerupai benang. Anda bisa mencobanya menggunakan jari. Satu atau dua hari setelah itu, lendir serviks akan bertambah banyak dan bertekstur licin, bahkan tak jarang dapat membuat pakaian dalam menjadi basah. Inilah masa subur yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung cara tepat hamil setelah haid.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *